hai blogger,
sudah lama saya tidak posting hehe..
tapi kalian masih baik-baik aja kan..
oea pagi yang cerah ini saya akan berbagi tentang "7 ALASAN ORANG MEMENDAM RASA"
kenapa saya akan posting itu karena itu adalah rahasia wkwkwkw
pokoke bagus dah...
ini saya akan kasih tau :
Hidup ini rumit untuk orang yang memendam perasaannya.
Memendam sama halnya dengan menimbun sampai nantinya penuh atau bahkan
sesak, tapi nggak pernah dikeluarin (diungkapin).
Memendam perasaan itu serba salah dan capek, kayak lagunya Raisa, coba aja
nyanyiinnya sambil main futsal. Di satu sisi dinilai egois karena hanya
menikmati perasaan cinta itu sendiri, namun di sisi lain jika diungkapkan takut
nantinya menghancurkan keadaan, menghancurkan apa yang udah tertata dengan
baik.
Kanda yakin hampir semua orang pernah mengalaminya –memendam perasaan,
dengan sedikit torehan pengalaman pribadi dan curhat dari beberapa orang,
inilah alasan mengapa orang memendam perasaannya.
Takut Merusak Kedekatan yang Sudah Terjalin
Sebuah kebersamaan itu nggak ternilai harganya. Kebersamaan dalam rentang
waktu yang lama pasti itu udah deket banget, dan nggak menutup kemungkinan
menumbuhkan rasa di dalam hati salah satu di antara kamu atau si dia. Contoh
paling sederhananya adalah persahabatan.
Nah, ketika kamu sadar rasa cinta itu tumbuh ketika persahabatan itu sudah
terlanjur jauh, apa daya? Banyak persahabatan yang udah terjalin lama rusak
hanya karena salah satunya jatuh cinta, dan kecewanya, sahabatmu nggak bisa
menerima hal itu karena udah dianggap sahabat, nggak lebih dari itu.
Makna persahabatan itu udah berbeda ketika kamu menatap matanya dengan
binar rasa ingin memiliki, bukan binar teduh seorang sahabat.
Kalo kamu nggak bisa menahan diri, lambat laun pun dia pasti merasakan
tanda-tanda perubahan pada diri kamu terhadapnya, celakanya, dia merasa nggak nyaman
dan memutuskan untuk menjauh. Rusaklah persahabatan itu. Oleh karena itu,
beberapa orang memilih memendam perasaannya karena takut merusak kedekatan yang
sudah terjalin.
Persahabatan dapat melahirkan cinta, tapi cinta belum tentu dapat
memperbaiki persahabatan yang rusak karena cinta itu sendiri.
Dia Udah Punya Pacar
Salah satu alasan yang paling umum kenapa orang memendam perasaannya adalah
karena orang yang dicintainya udah punya pacar. Nggak mungkin kan kamu
ngungkapin perasaan kamu dalam kondisi tersebut? Melihat posisi kamu di matanya
sebagai ‘siapanya’.
Selain karena nggak etis, tentunya kamu akan merusak dua hal: hubungan kamu
dengan dia dan hubungan dia dengan pacarnya. Saat dia tau kamu cinta sama dia,
sudah pastilah terbit rasa yang berbeda di antara kalian.
Bisa aja dia juga ternyata cinta sama kamu, tapi udah terlanjur punya pacar.
Dan pacarnya lamat-lamat tau ada yang berubah dalam diri dia setelah kamu
mengungkapkan perasaan, lalu pacarnya meminta dia menjauhi kamu. Kalo kamu
beruntung, dia akan memilih kamu, tetapi kalo enggak? Kamu telah menghancurkan
tiga orang sekaligus. Kamu, dia, dan pacarnya.
Karena itulah beberapa orang memilih memendam perasaannya, daripada harus
mengambil risiko yang terlalu berbahaya.
Dia Belum Bisa Move On
Kenapa kenangan itu terasa manis? Karena nggak akan pernah bisa terulang
lagi. Sekali pun kenangan itu dicoba untuk terulang lagi dengan waktu, tempat,
orang, dan kondisi yang sama, semua itu hanya replika. Semua itu hanya rekayasa
yang dibuat seolah sempurna.
Beberapa orang memiliki kenangan yang begitu berharga, yang membuat dia
nggak bisa melupakan masa lalunya meskipun dilakukan dengan berbagai cara, terlebih
banyak hal berharga yang pernah dia raih dan dijalani bersama dengan seseorang
yang begitu dia cintai di masa lalunya. Kenangan itu membekas terlalu dalam di
dalam hatinya sehingga dia belum bisa
move on.
Dalam kondisi ini, adalah sebuah hal percuma bila kamu membantunya beranjak.
Selain karena itu bukan hak dan porsi kamu meskipun permintaannya, itu juga hal
yang sia-sia
apabila dia memang terlalu mencintai masa lalunya, dan belum
benar-benar ingin beranjak.
Makanya, orang yang dihadapkan pada situasi ini lebih memilih memendam
perasaannya dan sabar menunggu hingga tiba waktunya orang yang dia cintai
benar-benar
move on, daripada harus berjuang dari sekarang dan rasa
itu harus mati sia-sia karena cuma dijadikan pelampiasan.
Dia Cinta Sama yang Lain
Pekerjaan paling sia-sia adalah menasihati orang yang sedang jatuh cinta.
Benar sekali, Kisanak. Petuah dari Petruk, salah satu tokoh dunia
perwayangan ini memang sangat benar adanya. Coba aja kamu nasihatin temen kamu
yang lagi jatuh cinta sama orang yang kamu tau sebenarnya nggak baik buat dia,
pasti 90% dia nggak denger omongan kamu. Denger sih, bilang “iya” sih, tapi
nggak dilakuin.
Apalagi kalo kamu nasihatin dia yang lagi jatuh cinta sama yang lain dalam
posisi kamu mencintai dia. Selain kamu bakal makan hati karena dia nggak
dengerin, dia juga pasti jadi risih sama kamu. Kamu siapanya dia
ngelarang-larang jatuh cinta? Oleh karena itu, daripada nantinya hanya akan
berakhir sia-sia, kamu memilih memendam perasaan itu aja.
Tak ada yang lebih tulus dari seseorang yang sudah tau sejak awal akan
disia-siakan, tapi tetap tak berhenti mencintai.
Dari
quote di atas, kamu bisa merenungi dengan sedikit kasar bahwa
tulus dan tolol itu sebenarnya beda tipis. :)
Gengsi
Sejak zaman Fir’aun masih melakukan metode
door to door untuk
dagang propolis, gengsi itu akar permasalahan serta penghambat paling
annoying
dalam sebuah hubungan. Dan yang paling sering merasa gengsi ini adalah
cewek. Dan memang sudah dipatenkan kodratnya cewek itu nggak memulai duluan,
iya kan,
girls?
Tapi sayangnya, gengsi itu nggak selalu melahirkan keajaiban berupa membuat
dia tau dan sadar kalo kamu cinta sama dia, apalagi membuat dia merasakan hal
yang sama. Penyebabnya sederhana banget: karena dia nggak tau.
Sebab itulah cewek lebih baik rela menunggu lama dan memendam perasaannya
seraya melakukan manuver kode triliyunan kali sambil berharap penuh dalam
gengsinya sang gebetan tau dan sadar.
… Mungkin aja sih dia tau dan sadar, tapi kalo ternyata dia nggak cinta sama
kamu gimana? Dia akan tetap diam. Kesannya gak peka, padahal memang gak suka.
nah begitulah,siapa yang pernah ngerasain pasti semuanya lah iyakan pasti hehehe.....